Langsung ke konten utama

Catatan sebuah lamunan

Tiba-tiba aja saya kepikiran untuk menuliskan apa yang ada di otak saya beberapa hari belakangan ini. Karena saya pikir klo ga ditulis bisa lupa sama sekali atau malah kepikiran terus sampai stres sendiri.. hahahaha...

Sebulan ini saya sedang melaksanakan tugas kampus yaitu kerja praktek di suatu perusahaan di Semarang. Saya di sini ber4 dengan teman satu kampus saya.
Beberapa hari yang lalu waktu lagi di pabrik, salah satu teman saya, cewek, mendapat kabar klo di kampus (kebetulan kampus kami ada di Jogja), ada tawaran beasiswa buat mahasiswa yg ipk di atas 3, dan penghasilan orang tua di bawah 2,5juta sebulan. Kebetulan (lagii) teman saya itu memang secara ekonomi bisa dibilang kurang mampu. Jadilah dia langsung pontang-panting pulang ke jogja saat itu juga karena batas akhir pengambilan formulir adalah hari itu.

Lalu kenapa saya sendiri tidak pulang ke jogja? Padahal ipk saya jauh lebih tinggi daripada ipk teman saya itu? (pamer.com). saya selalu ingat apa yang orang tua saya katakan pada saya setiap saya bilang klo saya dapat tawaran beasiswa dengan aturan yang pasti sama – penghasilan orang tua harus di bawah 2,5 juta sebulan . mereka bilang, “ beasiswa itu memang bukan hak kamu, masih ada orang lain yang lebih butuh, memang duit yang mama kasi kurang? Klo kurang bilang.” Hahahaha.... memang benar.. saya bukan berasal dari keluarga konglomerat, tapi saya juga tidak harus berpikir keras untuk mendapatkan uang tiap bulannya. Karena keluarga saya berkecukupan. Hanya itu. Tapi perkataan orang tua saya cukup untuk membuat saya tidak lagi melirik segala macam beasiswa dengan ketentuan seperti di atas, karena mau gimana juga selama orang tua saya masih menerima gaji dan hasil usaha mereka tiap bulan, mereka TIDAK akan pernah mau membuat surat keterangan palsu bahwa penghasilan mereka “seperti pada ketentuan di atas”.

Walaupun begitu saya bersyukur, karena orang tua saya mendidik saya untuk jujur (makasi banyak mama dan bapak ku sayang). Paling tidak, satu jatah beasiswa yang tidak saya ambil itu bisa berguna untuk orang lain yang lebih tepat (semoga!).

Akhirnya teman saya itu kembali lagi dari Jogja. Dari cerita yang saya dapatkan, ternyata teman-teman saya yang lain, yang memang ipk-nya di atas 3, beramai-ramai mengambil beasiswa itu. Padahal saya tau, keadaan ekonomi mereka baik-baik saja, malah mungkin jauh lebih baik daripada saya. Dan anehnya lagi, ini bukan kali pertama mereka menerima beasiswa dengan ketentuan seperti di atas. Yang dengan kata lain mereka selalu MeMalsukan surat keterangan penghasilan itu! Hiyaaaduuuh... mau jadi apa negara ini ya?? Pantas saja budaya korupsi di negara ini makin ga kenal ampun. Didikan dari keluarga aja sudah seperti itu. Dari kecil diajarin ga jujur, besarnya jadi koruptor.

Saya hanya bisa geleng-geleng kepala saja mendengar cerita itu. Memang klo kita ga punya duit kita ga bisa hidup. Tapi menurut saya masih banyak jalan lain untuk dapetin duit tanpa harus mengambil hak orang lain.
Iya kan? Bayangkan saja misalnya di kampus saya ad 5000 mahasiswa. Beasiswa itu cuma dijatahin buat 200an mahasiswa dari golongan bawah yang ipk-nya diatas 3. Klo teman-teman saya yang berkecukupan itu ngambil beasiswa semua, lalu apa kabar teman-teman saya yang benar-benar memerlukan uang itu? Bisa saja beasiswa itu jatuh ke tangan yang tidak tepat bukan?

Apakah bangsa ini memang sudah kehilangan hati ya? Pantas saja orang miskin di negara ini angkanya makin meningkat. Orang-orang berduit bisanya cuma ngabisin duit tanpa berpikir sedikit pun gimana caranya untuk ngebantuin orang lain yang nasibnya ga seberuntung mereka..

Huuuft... begini nie gambaran yang saya dapatkan dari lingkungan saya sendiri. Apa yang terjadi di luar sana, membuat saya penasaran, satu pertanyaan di otak saya, “masih ada ga sie orang baik dan jujur di dunia ini?” semoga masih banyak. AMIN

Tulisan ini saya buat cuma untuk ngeluarin apa yang ada di otak saya sebelum semua hilang atau malah bikin saya gila. Ga ada maksud untuk menghina siapa pun. Jadi klo ada yang merasa dirugikan saya minta maap sebesar-besarnya. Okk... sippp...


Uneeta_nitz

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Our Story Y&S – Episode 1 : Pencarian Penjahit Kebaya & Beskap yang Ga Bikin Kantong Jebol

Rasanya udah se-abad ga pernah nulis lagi. #halah. And because satu kejadian yang akan mengubah hidup – ceilah, which is… My Wedding yang udah tinggal hitungan bulan aja makanya pengen berbagi pengalaman seputar persiapan pernikahan yang emang bikin sakit kepala tapi menyenangkan. Semacem addicted gitu. Haha Ok, post pertama ini sesuai judulnya, akan ngebahas tentang pencarian penjahit kebaya dan beskap untuk hari H nanti. Berhubung konsep acaranya klasik jawa, dan kita – saya dan calon suami – ga berniat untuk bikin acara yang terlalu hebring, maka kita cuma pengen bikin sepasang baju yang layak pakai untuk serangkaian acara pernikahan, akad dan resepsi sekaligus. Jatuhlah pilihan pada sepasang baju adat jawa --- > beskap dan kebaya kutubaru klasik. Mimpinya sih bisa kayak yang dipake pasangan kece ini Kredit : Bridestory - Andien Ippe Wedding Yah pokoknya kurang lebih seperti itu lah ya.. Kebaya Jawa klasik plus batik karena kami berdua keturunan Jawa tulen dan c...

Jalan – jalan “Jogja – Magelang – Semarang”

Born This Way (Lady Gaga)

sukaa bgt sama lagu yg satu ini... ga peduli bagaimana pun kita diciptakan sama Yang Di Atas.. kita harus mencintai diri kita... :-* It doesn't matter if you love him or capital H-I-M Just put your paws up 'Cause you were born this way, baby My mama told me when I was young We are all born superstars She rolled my hair and put my lipstick on In the glass of her boudoir There's nothin' wrong with lovin' who you are She said, 'cause He made you perfect, babe So hold your head up, girl and you you'll go far Listen to me when I say I'm beautiful in my way 'Cause God makes no mistakes I'm on the right track, baby I was born this way Don't hide yourself in regret Just love yourself and you're set I'm on the right track, baby I was born this way, born this way Ooh, there ain't no other way, baby, I was born this way Baby, I was born this way Ooh, there ain't no other way, baby, I was born this w...